Rabu, 01 Agustus 2012

Small Idea (but Not Small Sh*t)

Pagi ini, 01 Agustus 2012 saat membuka facebook, sebuah notifikasi muncul di sebelah kanan layar. Beberapa orang sahabat di FB berulang tahun. Seperti mungkin umumnya pengguna FB lainnya, saya termasuk manusia yang pilah-pilih dalam hal mengucapkan selamat. Pertama, kenal gak sama yang punya akun. Kedua, kalo gak kenal, ini cowo apa cewe. Ketiga, cukup ramah gak untuk diberi ucapan selamat. ^_^ Gak enak khan, udah ngucapin tapi gak ditanggapi, seperti gak dikenal. Emang seh tidak mengharapkan tanggapan pribadi, cukup jawaban thanks all itu udah cukup menyenangkan koq.

Bahkan -- ini kebiasaan jelek saya, don't try thiz at home -- jika tidak terlalu dekat biasanya saya cuma menulis;

"met hut ya..!", atau "met bday bro!". 

Untuk yang agak dekat biasanya agak panjang sedikit -- biar terkesan serius dan akrab gitu ^_^ , misalnya;

"Selamat Milad Sahabat. 
Semoga selalu diberi Sehat Wal afiat. 
Dan diganjar rahmat dunia wal Akhirat."


Hari ini pun saya menulis pesan singkat untuk seorang sahabat online, isinya termasuk ringkas: "Met Ultah Bu." Memang pelit dalam kata, karena ini bukan sahabat dekat, seingatku kami juga jarang bertegur sapa bahkan lewat media FB. Sama sekali gak berharap dapat balasan atau pun komentar dari si empunya akun. 

Melanjutkan kegiatan dengan posting di beberapa PAGE FB yang saya buat, mengutip postingan dari Master Cash Flow untuk update status di Cashflow Club Indonesia  pada https://www.facebook.com/pages/Cashflow-Club-Indonesia/ kemudian dilanjutkan update lowongan kerja untuk Komunitas Pencari Kerja  di https://www.facebook.com/pages/Komunitas-Pencari-Kerja/. Keduanya memang halaman asuhan saya sebagai admin dan ownernya, memang membernya belum mencapai angka ratusan tetapi masih bertahan dengan postingan yang bermanfaat -- minimal jadi catatan buat diri sendiri. Diteruskan dengan menanggapi beberapa komentar anggota kedua halaman komunitas tersebut. Sengaja gak bikin halaman yang banyak, karena untuk rutin posting di kedua PAGE itu udah lumayan sibuk. Untungnya di halaman CashFlow saya dibantu seorang pakar Cashflow, Mr. Sukarman Kendis.

"PING" Speaker di laptop memanggil. Wah, pagi-pagi sudah ada yang ngajak chating neh.

Kuamati nama yang muncul; "Siapa ya?". Rasanya pernah chat dengan pemilik nama ini, bathinku. Namanya aza sudah bikin tanda tanya, namun isi pesannya jauh lebih mengagetkan:


Pak adjie, 
Maaf pak adjie belum tau kalo 
Sulistianingsih Indra sdh berpulang?? 
Beliau sdh berpulang ke rahmatullah pak.

Langsung ku check akun yang bersangkutan, tampilah:

RIP Sulistianingsih
Inalillahi wa inna ilaihi roji'uun. Sahabat FB yang pagi ini saya kirimkan ucapan selamat ultah ternyata sudah berpulang 40 hari sebelumnya. Kuiringi do'a dalam hati semoga Allah SWT menerima amal ibadahmu, melapangkan jalanmu, dan ridho dengan mengampuni semua dosa-dosamu. Amiin. Kejadian ini mungkin pernah terjadi pada sahabat blogger sekalian, namun baru kali ini terjadi pada diri sendiri. What a shockin'! Padahal jika masih ada seharusnya almarhumah genap berusia 42 tahun hari ini, namun Allah telah menggenapkan umurnya 1,5 bulan lalu. Teriring khabar dari rekan Fb lainnya, bahwa almarhumah sempat masuk ICU sebelum wafat. Semoga penyakit itu dijadikan sebagai penghapus semua dosa.

Bukan itu saja yang jadi pikiranku, sebuah media sosial online seperti Fb pun tidak memiliki automatic konfirmasi atas akun seseorang pada saat pemilik akun berpulang.Pasti hal yang sama akan terjadi juga di media sosial lain yang saya ikuti, baik twitter, milis, linkedIn, bahkan Twoo. Akunnya akan tetap "abadi" di dunia maya. 

Pendapat saya, ini merupakan bug untuk era teknologi secanggih saat ini. Saat programming on web bukan lagi hal njelimet. Sebuah ide pun melintas di otak. Mungkin bisa dibuat sebuah prosedur kecil semacam auto-tinny-bot programming, yang tugasnya "baca" status seseorang, jika isinya sesuai dengan kalimat tertentu -- dalam ini ucapan belasungkawa. Tiap bangsa dan negara memang mengekspresikan dalam aneka bahasa dan gaya namun ada kata tertentu yang bisa dibuat sebagai trigger, maka akan dilakukan konfirmasi kepada member lain dalam akun, jika di Fb misalnya, yaitu member yang termasuk dalam lingkup keluarga yang bersangkutan.

Sehingga saat di konfirmed "Yes. She was died in ... bla-bla-bla" maka akun di freeze (dibekukan - bisa dilihat namun tidak untuk dikomentari). Namanya dibuat tidak muncul lagi dalam birthday notification, tidak dapat di undang dalam agenda acara perseorangan maupun komunitas, Atau jika dalam milis tidak dapat lagi dikirimin e-mail terbaru, teknisnya mirip bounching alert namun dengan berita yang berbeda. Kira-kira kalo seperti telepon sering kita dengar ada informasi seperti ini:

"Telepon yang Anda hubungi sedang sibuk. 
Mohon hubungi beberapa saat lagi."

Bisa diganti dengan teks atau rekaman sebagai berikut:

"Orang yang Anda hubungi sudah tiada. 
Beliau wafat pada bulan [Agustus] tahun [2012]. 
Mohon do'a dan ampuni segala kesalahannya. 
Silahkan hubungi nomor keluarganya."

Hanya keliatan saja panjang karena dijelaskan dengan kata-kata, tetapi hanya membutuhkan beberapa baris program. Ide sederhana ini bisa di aplikasikan ke seluruh media sosial maupun nomor telepon genggam. Manfaatnya secara teknis, dapat mengurangi kebutuhan data storage dari data-data yang beberapa masa pasti akan menjadi sampah. Bayangkan 10 hingga 50 tahun yang akan datang, berapa banyak akun Fb orang Indonesia yang "gentayangan" sedangkan pemiliknya sudah Rest In Peace di keabadian. Sampah ini  cuma ngabisin jatah yang masih hidup. Ya nggak? 

So...  sehingga hal memalukan + menyedihkan seperti di atas tidak perlu terjadi lagi dikemudian hari. Improve It! Kaizen!

Selamat Jalan Sahabat
[Cibinong, 13 Ramadhon 1433 ]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar