Pekerjaan Dengan Taruhan Nyawa?
Sekali lagi, sangat miris melihat nasib para pekerja wanita Indonesia yang di siksa di negeri orang. Belum lama di tampilkan seorang wanita yang konon lidahnya di potong oleh majikannya dan tubuhnya lumpuh. Manusia seperti apa yang sanggup berbuat sedemikian sadis terhadap manusia lainnya. Bukan uang yang di dapat malah penderitaan seumur hidup hasinya. Mengenaskan.
Lebih tragis wanita lain pulang kampung dalam kotak alias sudah tidak bernyawa. Menurut TV akibat disiksa majikannya hingga tewas. Seburuk itukah nurani para majikan di luar negeri? Apakah semudah itu mereka menyiksa pekerjanya? Apakah karena mereka yang punya duit sehingga mereka berani menyiksa manusia lainnya? Konon pekerja lain selain disiksa juga tidak pernah di gaji oleh sang majikan. Koq bisa?
Pertanyaannya kita balik. Apakah pekerja yang di kirim dari Indonesia memang seburuk itu? Sehingga para majikan itu hilang kontrol? Apakah pekerja Indonesia tidak di lindungi secara pribadi dengan segala skill dan perlindungan darurat?
Let see. Bukankah pantas jika Anda sebagai majikan "marah" jika punya helper yang tidak ngerti bahasa Anda? Minta diambilin air minum malah dibawain air seember kan aneh? bayangkan jika terjadi setiap hari? Gak bisa dipecat karena terlanjur terikat kontrak. Atau punya pekerja misalnya ternyata belum bisa menyalakan kompor gas atau listrik? Kebayang capeknya kalo helper bekerja lambat lantaran tidak pernah pakai mesin cuci top loading, apalagi front loading? Cape dehhh...
Tapi apa segitu parahnya Tenaga Kerja Indonesia? Terus apa dong kerjanya kantor Penyalur Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI)?
Prosedur
Pertama, pilihlah hanya PJTKI resmi. Bisa di check nomor ijin usahanya, biasanya dicantumkan dalam brosurnya. Kantornya representatif, bukan sekedar ruko apalagi gudang sebagai tempat penampungannya.
Sebelum lanjut kita sepakat bahwa kita tidak sedang membahas tentang skilled worker (Pekerja Dengan Skill Khusus, seperti programer, animator, law officer, dll yang membutuhkan pendidikan khusus), kita bicara tentang para pekerja level Pembantu Rumah Tangga, Baby Sitter, atau Perawat. Dan ini adalah prosedur standar penerimaan TKI untuk negara tujuan Taiwan yang saya ketahui. Sebelum dapat berangkat ke Luar Negeri, seorang pekerja harus mendaftarkan diri dulu ke kantor PJTKI. umunya dibutuhkan bantuan seorang sponsor di sini. Sebagai penjamin ke kantor PTKI. Kenapa harus di jamin? Nanti kita ulas sedikit.
Tentunya untuk bisa mendaftar, seseorang harus dilengkapi dengan dokumen pribadi yang lengkap, antara lain:
[1] Kartu Tanda Penduduk; --> Harusnya asli dan resmi.
[2] Kartu Keluarga; --> Jika punya KTP tidak ada masalah dengan KK.
[3] Akte Kelahiran; --> Yang pernah dilahirkan harus punya ini;
[4] Surat Ijin Keluarga --> Lebih baik jika diketahui Kepala Desa;
Note: Setiap PJTKI bisa saja beda dalam persyaratan dokumen pribadi di atas.
Para sponsor dan administrasi di PJTKI resmi, akan memeriksa kelengkapan surat tersebut. Bahkan setiap huruf dalam nama & alamat agar tidak ada salah ejaan, dan salah tanggal lahir, atau kesalahan yang akan mempersulit proses pembuatan visa dan ijin bekerjanya. Jika ada kesalahan di sini, para sponsor biasanya bisa membantu untuk memperbaikinya. Nah, sponsor mulai dibutuhkan khan? Atau para CTKI bisa memastikan sendiri kelengkapan dokumen pribadinya!
Pendidikan minimal gimana? Biasanya tidak menjadi permasalahan, selama mampu baca tulis. Memudahkan diri sendiri saat pelatihan. Usia yang dicari antara 19 s/d 40 tahun. Selama fisik terlihat kuat dan segar.
Setelah urusan dokumen pribadi selesai, langkah selanjutnya adalah pemeriksaan kesehatan. Test biasa dilakukan di kantor PJTKI dengan mengundang petugas dari Dinas Kesehatan. Jika surat pernyataan sehat sudah keluar, maka calon TKI akan di masukan ke dalam asrama. Alasannya agar calon TKI bisa konsentrasi belajar! Ada juga PJTKI yang tidak memiliki penampungan sebagai tempat asrama, tapi itu tidak standar. karena calon TKI seharusnya sudah masuk karantina, agar kemungkinan sakit/kecelakaan dapat dihindari. Utamanya sih agar CTKI (calon TKI) tidak kabur (karena saat test kesehatan, argo pemakaian dana kantor mulai running neh).
Peran Sponsor
Sponsor yang dikenal oleh PJTKI, biasanya bisa memberikan garansi bila sewaktu-waktu CTKI ada keperluan darurat keluar dari penampungan. Untuk yang tidak dikenal, jangankan untuk keluar asrama, terima telepon aza rada susah! Jadi pilihlah sponsor yang kredibel ya!
Pelatihan
Di penampungan, CTKI diajarkan berbagai hal standard seperti bahasa, cara/gaya bicara, adat istiadat, dan berbagai resep masakan populer negera tujuan. Mereka juga diajarkan disiplin sesuai tradisi negara tujuan. Pokonya berbagai keterampilan yang mungkin belum pernah ditemui, mulai diperkenalkan di sini.
Saat CTKI masuk asrama, namanya mulai dipasarkan di bursa tenaga kerja di negara tujuan. Photo, dan ciri fisik semuanya bisa di check calon majikan. Untuk negara tujuan Taiwan, CTKI akan melakukan interview ringan dengan calon majikan via internet (biasanya by Skype). Tidak banyak yang ditanyakan, lebih sering untuk melihat fisik semata. Biasanya mereka suka yang segar dan kuat. Jangan bayangkan yang tidak-tidak, mereka mencari yang kuat dan segar agar bisa bekerja dengan effisien. ^_^
Selama menjalani training, dokumen keperluan bekerja di LN sudah mulai diurus oleh PJTKI. Sehingga saat majikan setuju, maka TKI tinggal tunggu jadwal terbang. Untuk keperluan pribadi mulai disiapkan segala kebutuhan rutin. Misalnya yang cocok dengan obat sakit kepala tertentu, atau suka dengan aroma terapi dari balsem merk tertentu, silahkan beli persediaan untuk 1 bulan pertama disana. Khusus di Taiwan banyak toko Indonesia untuk melayani kebutuhan pekerja Indonesia, tapi harganya pasti akan menguras uang saku dari Indonesia.
Kesimpulan
Dari uraian prosedur di atas seharusnya tidak ada pekerja dari Indonesia yang gagap teknologi. Semua keterampilan sudah dibekali dari sini. Sehingga tinggal dua permasalahan, yang dapat mengakibatkan keributan antara majikan dan pekerja. Yaitu:
[1] Atitude pekerja yang tidak sesuai dengan kebiasaan majikan; Jangankan di LN, di Indonesia aza ente bisa digampar majikan kalo ngasih minum majikan tanpa baki/nampan dan ngasihnya pake tangan kiri! Gubrak! Kagak sopan ente! Padahal di negara barat, menerima/memberi dengan tangan kanan dan kiri sama baiknya. Ini yang namanya adat istiadat. Tiap-tiap bangsa punya adat beda-beda. So, jaga atitude-nya.
[2] Majikannya yang tempramental. Kalo ini gak bisa ubah lagi. Udah bawaan dari sononya. Untuk TKI dari PJTKI kami akan dilakukan kunjungan rutin minimal sebulan sekali. Tujuannya untuk kontrol kondisi TKI. Saat terjadi ketidak cocokan, misalnya majikan terlalu stress plus cerewet DAN jika TKI tidak sanggup, bisa minta pindah majikan yang akan di urus agensi kami di Taiwan. jadi gak perlu pulang lagi ke Indonesia dulu.
Pilih Negara Tujuan Yang Aman
Sebagai tambahan, harap diperhatikan, jumlah TKI yang di siksa dan terlantar kebanyakan adalah mereka yang bekerja di negara Malaysia, Brunei, dan negara-negara jazirah Arab. Untuk ke Taiwan, pemerintah mereka menerapkan perlindungan terhadap para pekerja pendatang. Antara lain dengan asuransi dan agensi perwakilan di Taiwan. Bahkan majikan dapat dikenakan denda jika ada pengaduan dari TKI mengenai hal-hal yang tidak sesuai dengan kontrak kerjanya.
Pilihan negara lainnya dapat menghubungi sponsor terkait. Kami sementara ini hanya melayani TKI tujuan Taiwan. Dengan bidang pekerjaan perawat jompo/sakit (home nurse) untuk perempuan dan pekerja pabrik (operator & nelayan / fisherman) untuk laki-laki.
Semoga catatan ini dapat mengurai kebingungan publik mengenai prosedur kerja di LN. Langkah awal yang smart untuk mulai ke bekerja adalah memilih sponsor yang dapat dipercaya. Jangan mudah perdaya janji manis para penipu di luar sana.
----------
Catetan Sponsor PJTKI Resmi Tujuan Taiwan
Contact Person: Adjie Prasetyo
Cont. Number: +62856 9386 6206
Mail Me At: praz.mobile@gmail.com

Selama di penampugan, CTKI mendapatkan fasilitas makan, minum dan tidur dari PJTKI. Jadi jangan khawatir kelaperan di sana. Cuma bagi mereka yang biasa jajan ya harus siap dana sendiri. Karena walau pun di penampungan ada kantin atau dekat warung, ya harus bayar sendiri. OK?
BalasHapusPT. TRIAS INSAN MADANI, berada di Depok, Jawa Barat. Resmi. Contact Person H.Adjie P. 0856 9386 6206 untuk detail. Atau e-mail ke adjie@lavabit.com. Hanya yang mencantumkan nama jelas dan nomor telepon aktif yang akan di balas.
BalasHapusBos.. Kalo cowok syaratnya apa saja..?
BalasHapusPakai biaya atau potong gaji..?