Dalam pemasangan instalasi listrik di rumah, sebagai pemilik tentunya mempunyai pilihan dalam menentukan jenis kabel apa yang harus dipasang sebagai jalur distribusi tegangan listrik ke setiap ruang di dalam dan luar rumah. Tentunya sebelum menentukan jenis dan spesifikasi kabel apa yang hendak di pasang, sebaiknya lengkapi dulu informasi dengan posting berikut ini.
Pemilihan kabel berhubungan dengan keamanan dan kenyamanan anda. Kabel yang sesuai terhindar dari kelebihan beban yang dapat mengakibatkan short circuit / korsleting atau bahkan bahaya kebakaran. Ada beberapa jenis kabel yang umum dipergunakan pada jaringan listrik rumahan. Di luar jenis kabel yang akan disebutkan tentunya masih banyak jenis-jenis kabel lainnya. Tetapi yang umum dipergunakan adalah kabel yang saya rangkum ini.
Berikut adalah jenis-jenis kabelnya:
1. NYM
Kabel tembaga tunggal dan berisolasi PVC. Umumnya berwarna putih dan mempunyai inti lebih dari 1 kabel. Biasanya digunakan untuk instalasi permanen didalam rumah.
2. NYY
Kabel tembaga tunggal dan berisolasi PVC yang lebih kuat dari kabel NYM. Umumnya berwarna hitam dan mempunyai inti lebih dari 1 kabel. Biasanya digunakan untuk instalasi yang ditanam didalam tanah.
3. NYMHY / NYYHY
Kabel tembaga berbentuk serabut dan berisolasi PVC. NYMHY umumnya berwarna putih dan NYYHY biasanya berwarna hitam. Kabel-kabel iniˇberinti lebih dari 1 kabel. Biasanya digunakan untuk instalasi didalam rumah yang tidak permanen, karena sifatnya fleksible dan tidak mudah patah.
4. NYA
Kabel tembaga tunggal dan berisolasi PVC dan mempunyai inti hanya 1 kabel. Kabel ini memiliki banyak warna, Biru, Merah, Hitam, Kuning dan Kuning hijau. Kabel ini biasanya digunakan untuk instalasi permanen.
5. NYAF
Yaitu terdiri dari kabel tembaga berbentuk serabut dan berisolasi PVC dan mempunyai inti hanya 1 kabel. Sama seperti NYA, kabel ini mempunyai banyak warna. Biasanya digunakan untuk instalasi yang tidak permanen, karena sifatnya fleksible dan tidak mudah patah.
Berikut hubungan antara Diameter kabel dan Arus Aman dan Maksimal yang mampu di tanggung sebuah kabel. Untuk pemakaian perhatikan Arus Amannya. Jika kabel sering menglirkan arus pada batas maximalnya, besar kemungkinan kabel dapat terbakar, karena panas yang tinggi.
Diameter Kabel ARUS AMAN ARUS MAX
----------------------------------------------------------------
0,5 mm 6 A 8 A
0,75 mm 6 A 9 A
1 mm 6 A 11 A
1,5 mm 10 A 14 A
2,5 mm 16 A 20 A
4 mm 20 A 25 A
6 mm 25 A 31 A
10 mm 35 A 43 A
16 mm 60 A 75 A
25 mm 60 A 100 A
35 mm 100 A 125 A
50 mm 125 A 160 A
70 mm 160 A 200 A
95 mm 200 A 240 A
120 mm 225 A 280 A
150 mm 250 A 325 A
185 mm 300 A 380 A
240 mm 350 A 450 A
300 mm 400 A 525 A
400 mm 600 A 700 A
500 mm 650 A 800 A
Untuk mengetahui daya listriknya, kali kan arus dengan 220v (standar di Indonesia). Contoh, Untuk kabel berdiameter 1.5mm mempunyai arus aman 6A, berarti mempunyai daya 6A x 220v = 1320 VA(watt). Catatan: Informasi ini hanya ditujukan untuk pembelajaran dan perbandingan saja.
Semoga Bermanfaat [Maz Praz - Dari berbagai sumber]

Tidak ada komentar:
Posting Komentar